Selasa, 26 Januari 2016

Ayah, My Hero


Siapa yang ga sayang sama ayah nya? Saya yakin pasti semua orang sayang kepada ayah nya,mau seperti apapun sikap ayah kepada kita iru merupakan wujud rasa sayang. Bagaimana sosok ayah dalam islam? Ayah dalam islam adalah seorang laki laki yang mampu menjaga keluarganya,mampu fisik maupun mental,menyayangi anak istrinya dan bekerja keras demi keluarga.Yang nanti hasil kerja keras nya mampu iya berikan ke anak istrinya,juga kecucu nya kelak.


Allah berfirman“Orang Tua yang baik disisi ALLAH yaitu sosok ayah yang bisa meninggalkan warisan, (uang-harta,kebun,binatang atau industri ) bukan untuk anak-anaknya saja, tapi untuk cucunya.”

Dengan begitu bagi ayah yang tidak mencintai ayah nya maka dialah lelaki paling buruk. Lalu seperti apa anak itu? Anak merupakan anugrah dari Allah yang di titipkan kepada seorang ayah dan ibu.Jadi orang tua harus bisa mendidik anak dengan baik selagi masih menjadi titipan Allah SWT.Mendidik sesuai dengan peraturan yang tertera di Al-Quran.Bagi yang tidak sesuai dengan aturannya maka nerakalah baginya.

“Penghuni surga dijanjikan kepada orang-orang yang BERTAQWA (menaati aturan Allah) yang di dalamnya ada sungai-sungai dari air yang tidak berubah rasa dan baunya, sungai-sungai dari air susu yang tidak berubah rasanya, sungai-sungai dari khamar (arak) yang lezat rasanya bagi peminumnya dan sungai-sungai dari madu yang disaring; dan mereka memperoleh di dalamnya segala macam buah-buahan dan ampunan dari Tuhan mereka”  (QS.47:15.)

Maksud dari orang yang bertaqwa adalah orang yang selalu taat pada aturan Allah,tidak suka melakukan suatu hal yang dibenci oleh Allah (tercela).Allah juga menyukai orang yang suka bekerja keras, maka dari itu seorang ayah berusaha bekerja keras untuk menafkahi keluarganya. Allah berfirman agar manusia wajib bekerja keras sampai berkeringat dan sampai meninggal dunia. “Manusia wajib Bekerja keras sampai kembali ke Bumi”

Jadi tugas seorang ayah kepada keluarga bukan hanya menafkahi dan memberi tempat tinggal saja,namun juga bertanggung jawab dalam mendidik, mengajarkan dan menanamkan ilmu agama kepada keluarga.Jika seorang ayah kurang bekerja keras dalam menjaga,dan menafkahi keluarga bukan berarti dia tidak perduli terhadap keluarga,namun ketaatan pada iman yang masih belum kuat.Sebaiknya memperbanyak ibadah dan memperkuat iman.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar